Nabi Khidir biasa disebut juga dengan Khadir atau Khaidhir adalah Nabi misterius yang mengajarkan ilmu dan kebijaksanaan kepada Nabi Musa. Baca juga: Tafsir Al Kahfi Ayat 47-59 Ayat 60-64: Kisah Nabi Musa ‘alaihis salam bersama Khidir, dan di sana terdapat keutamaan mengadakan perjalanan jauh untuk mencari ilmu serta memikul kesulitannya
Mengenal Sahabat yang 'Ajudan' Nabi SAW. Masih di dalam tidurnya, Nabi Khidir menerima lima perintah yang harus dikerjakannya dengan segera jika ingin mendapatkan ridha Allah SWT. “Engkau juga dikehendaki berbuat, pertama apa yang engkau lihat (hadapi) maka makanlah, kedua engkau sembunyikan, ketiga engkau terimalah, keempat jangan engkau
Ayat 78. Tafsir Surah Al-Kahfi ayat 78-80 khususnya Ayat ini menjelaskan jawaban Khidir kepada Musa, “Pertanyaanmu yang ketiga kalinya ini adalah penyebab perpisahan antara aku dan kamu.”. Sebagian Ulama Tafsir mengatakan bahwa sebab perpisahan itu tidak terjadi pada pertanyaan yang pertama dan kedua, oleh karena pertanyaan pertama dan
Demikianlah kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir, dari mereka kita bisa belajar bahwa terkadang apa yang terlihat buruk menurut kita, bisa jadi itu adalah hal terbaik dari Allah begitupun sebaliknya. Kita juga belajar untuk bersabar atas takdir yang telah ditetapkan oleh Allah, bersabar sampai kita tahu bahwa ada hikmah di balik semua kejadian yang
Nabi Khidir memiliki sebuah kisah yang dituangkan pada Kitab Suci Al-Quran surah Al Kahfi ayat 60-82, bersama dengan kisah Nabi Musa . Namun, Khidir bukanlah nama, melainkan sebuah gelar. Akan tetapi banyak juga yang menyebutkan nama Khidir sebagai julukan. Nama ini berasal dari al-Khidir, yang memiliki arti ‘seseorang yang hijau.’.
Akhirnya Nabi Khidir AS menegaskan pada Nabi Musa AS bahwa beliau tidak dapat menerima Nabi Musa AS untuk menjadi muridnya dan Nabi Musa AS tidak diperkenankan untuk terus melanjutkan bersama dengan Nabi Khidir AS . Nabi Khidir AS menguraikan mengapa beliau melakukan hal-hal yang membuat Nabi Musa AS bertanya. Adapun perahu itu adalah kepunyaan
Tulisan ini akan mengulas metode itu dari perspektif kisah Nabi Khidir dan Musa. Kita mungkin masyhur akan ungkapan, “Aku dengar, aku lupa; aku lihat, aku ingat; aku lakukan, aku paham; aku sampaikan, aku pintar”. Sepintas ungkapan ini terlihat remeh, tetapi maknanya mendalam. Terutama pada poin “aku lihat aku ingat”.
Kisah Nabi Musa Mendakwahi Fir'aun #4; Kisah Nabi Musa dengan Tukang Sihir Fir'aun #5; Allah Mengirim Adzab Untuk Fir'aun dan Rakyatnya #6; Tenggelamnya Fir'aun dan Bala Tentaranya Di Laut Merah #7; Nabi Musa Menuju Palestina dan Menemui Allah di Bukit Thursina #8; Bani Israel Mulai Membangkang Menyembah Anak Sapi Setelah Kedatangan Samiri #9
Artikel ini mendedah kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir yang termaktub dalam Qs.Al-Kahfi 60-82. Lazim diketahui bahwa kisah tersebut menceritakan persistiwa-peristiwa yang bersifat mistis dan
Nabi Musa dan Qorun Adapula kisah mengenai nabi Musa dan Qorun. Qorun adalah saudara ayahnya. Ia adalah paman nabi Musa yang kaya raya. Namanya tersebut dalam al-Quran QS. al-Qosos 76-78. "Sesungguhnya Qorun termasuk dari kaum Musa" Allah telah memberikannya harta yang banyak dimana kunci-kunci simpanan kekayaannya membenani punggung-punggung unta.
h2uw.